Archives

now browsing by author

 

Struktur Skala Upah (SSU)

Sejak awal tahun 2017, struktur dan skala upah menjadi sebuah perbincangan hangat dikalangan pengusaha.

Mengapa demikian?

Menteri Ketengakerjaan melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 tahun 2017 tentang Struktur dan
Skala Upah menerapkan beberapa peraturan baru terkait struktur dan skala upah perusahaan.

Masalahnya, dalam melaksanakan peraturan tersebut tidak serta merta dapat diselesaikan dalam waktu satu jam
atau satu hari, karena pengusaha harus berkoordinasi dengan HR dan pihak lainnya yang terlibat dalam
pembuatan struktur dan skala upah perusahaan.

Perusahaan harus menerapkan peraturan struktur dan skala upah paling lambat 23 Oktober 2017. Untuk
perusahaan yang tidak mengikuti peraturan tersebut akan dikenai sanksi administrasi oleh Kementrian

Ketenagakerjaan berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 20 tahun 2016.
Alasan pemerintah membuat peraturan Struktur dan Skala Upah adalah untuk memastikan bahwa tidak ada pekerja
di Indonesia yang mendapatkan upah dibawah Upah Minimum Propinsi (UMP) dan dibawah minimum skala upah.

OPTIMA ASSESSMENT CENTER

SDM merupakan salah satu isu yang paling disoroti oleh para pimpinan Instansi/perusahaan. Pernyataan bahwa “Man behind the gun” atau kunci dari keberhasilan, namun di sisi lain praktek untuk mewujudkan SDM yang berkualitas seringkali menjadi nomor dua apabila hal tersebut dikaitkan dengan biaya. Karena adanya dua isu ini, yaitu membutuhkan SDM berkualitas, dan kebutuhan SDM berkualitas memerlukan biaya, maka perlu suatu upaya agar metoda pengembangan SDM diyakini baik, sehingga biaya yang dikeluarkan memadai dengan hasil yang diperoleh.

Banyak Instansi/perusahaan yang telah mengeluarkan biaya yang tinggi untuk merekrut orang-orang yang dianggap potensial namun pada akhirnya mereka gagal memenuhi harapan Instansi. Instansi/perusahaan pun berusaha untuk mengembangkan potensi mereka dengan berbagai pelatihan dan pembinaan namun mereka tetap belum menampilkan performa kerja sesuai dengan yang diharapkan. Bayangkanlah berapa banyak biaya yang telah keluarkan untuk melakukan rekrutmen, pelatihan, dan pembinaan? Mitra Optima Talenta akan menjadi mitra Anda untuk memiliki orang yang tepat dalam Instansi/perusahaan atau dengan istilah “The right person for the right job and the right job for the right person” dengan layanan OPTIMA ASSESSMENT CENTER.

Mengapa Optima Assessment Center

Optima Assesment Center tidak hanya mengukur/menganalisa potensi dan kesesuaian seseorang assessee terhadap suatu jabatan, namun secara komprehensif juga menganalisa kompetensi seseorang berdasarkan performa aktual mereka dengan berbasis kompetensi (Competecy Based Assessment) sehingga mendukung peningkatan performa Instansi/Organisasi/perusahaan

Manfaat OPTIMA ASSESSMENT CENTER digunakan untuk:

Untuk memilih calon-calon pimpinan dan pegawai yang handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan nanti, juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, yang perlu diberikan kepada setiap pegawai agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari. Hasil Optima Assessment Center dapat digunakan dalam program pengembangan karir, juga digunakan dalam proses seleksi dan penempatan pegawai/perusahaan.

Keunggulan OPTIMA ASSESMENT CENTER

 

  • Memiliki pengalaman dalam menangani pengukuran kompetensi SDM baik pada level manajerial (dari lini pertama sampai dengan puncak) maupun non manajerial.Mampu membuat disain yang disesuaikan dengan kebutuhan Instansi, terutama dengan pengukuran berbasis kompetensi sehingga dapat menghasilkan:
    • Rekomendasi dan program Profil potensi dan kompetensi seseorang
    • Analisa kekuatan dan kelemahan potensi dan kompetensi seseorang
    • Kesenjangan Kompetensi seseorang terhadap jabatan
    • Pengembangan yang tepat
    • Rekomendasi penempatan jabatan yang sesuai dengan profil seseorang
  • Memiliki alat ukur dan metode yang selalu diuji dan kembangkan mengikuti perkembangan Instansi/perusahaan dunia.
  • Didukung oleh tenaga profesional terdiri atas psikolog dan manajerial berbagai disiplin ilmu yang relevan.

 

Apa saja Layanan OPTIMA ASSESSMENT CENTER ?

 

  • Psychological Assessment for Group or Individual Recruitment (Fresh Entry)
  • Asesmen psikologis yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi seseorang, yang mencakup kesesuaian kapasitas inteligensi dan kepribadian terhadap jabatan, dalam waktu singkat.*
  • Basic Competency Based Assessment for Officers to Supervisors level –
  • Asesmen berbasis kompetensi untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi seseorang, serta kesesuaiannya dengan profil jabatan. Sangat tepat digunakan untuk tujuan rekrutmen, promosi, dan rotasi pada level officer dan supervisor.*
  • Comprehensive Competency Based Assessment for Manager level
  • Komprehensif asesmen berbasis kompetensi melalui berbagai metode assessment center untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi seseorang, serta kesesuaiannya dengan profil jabatan. Sangat tepat digunakan untuk tujuan rekrutmen, promosi, dan rotasi pada level manajerial.*
  • Full Competency Profiling
  • Asesmen berbasis kompetensi melalui berbagai metode assessment center untuk mengidentifikasi potensi dan kompetensi seseorang secara lengkap. Sangat tepat digunakan untuk membuat pemetaan profil seseorang tanpa dikaitkan dengan profil jabatan tertentu.*
  • Customized Assessment
  • Layanan asesmen yang disesuaikan dengan kebutuhan Intansi / perusahaan Anda.*

 

Layanan Lain OPTIMA ASSESSMENT CENTER

 

  • Konseling lanjutan bagi assessee
  • Evaluasi pasca assessment
  • Konsultasi Manajemen SDM

 

Tenaga ahli OPTIMA ASSESSMENT CENTER, merupakan Assessor terpercaya dan berpengalaman menangani Instansi/Perusahaan seperti :

 

  • PT. Excelcomindo Pratama (XL)
  • PT. Indonesia Power UBP Bali
  • PT. Hasnur Group Jakarta
  • PT. Tigaraksa (TRS) Jakarta
  • PT. SIS Jakarta
  • PT. BNI 46 Tbk
  • PT. Syariah Mega Indonesia
  • PT. Bank Mandiri Syariah
  • PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • PT. Instansi Listrik Negara (PLN)
  • BPMIGAS
  • PT. Kayaba
  • BPR Shinta Daya
  • KJKS. Prima Artha Yogyakarta
  • KSP. Mitra Sejahtera Yogyakarta
  • BPR. Artha Buana Cemerlang Yogyakarta

 

OPTIMA SYSTEM AND MANAGEMENT CONSULTING

Setiap Instansi/ perusahaan ditantang untuk menciptakan sebuah sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia yang tidak hanya mampu memacu kinerja SDMnya namun juga mampu mengembangkan bakat dan kompetensi mereka. Melalui pengelolaan SDM yang terintegrasi akan membawa Instansi/perusahaan pada kehandalan SDMnya sehingga kinerja Instansi/perusahaan akan tercapai. Pengelolaan SDM hendaknya memperhatikan integrasi pada setiap proses pengelolaannya termasuk sejauh mana pengelolaan SDM mengacu pada visi, misi dan rencana strategis Instansi/perusahaan. Pengelolaan SDM terintegrasi dimulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan Pegawai/karyawan, pengInstansian sistem kerja, pengendalian proses, penilaian kinerja, pemberian kompensasi, pengembangan sampai pada pemberhentian sehingga seorang Pegawai atau pegawai akan memiliki jalur karir yang jelas sesuai dengan bakat dan kompetensi mereka dengan evaluasi serta pengembangan yang akan semakin meningkatkan bakat dan kompetensi mereka.

Berikut serangkaian jasa Manajemen SDM yang dapat kami tangani :

1. Penyusunan Rencana Strategis berdasarkan Balanced Scorecard

Balanced Scorecard merupakan salah satu model manajemen strategis modern yang dapat diterapkan dalam Instansi/perusahaan profit maupun non profit. BSC akan mengawal Instansi tidak hanya berkonsentrasi pada pencapaian keuntungan financial namun juga mampu menjawab harapan pelanggan, mengawal tingkat disiplin seluruh lini dalam melaksanakan proses kerja maupun inovasi yang dilakukan dalam memperbaiki proses kerja (perspektif proses internal) serta mengukur usaha-usaha dalam melakukan pembelajaran dan pertumbuhan bagi sumber daya Instansi yang bersangkutan (perspektif pembelajaran dan pertumbuhan), yang kesemuanya akan menjaga kinerja dan keberhasilan jangka panjang.

2. Analisis Jabatan dan Standart Kompetensi

Penempatan Pegawai atau karyawan yang cenderung mengesampingkan kesesuaian antara kualifikasi jabatan dengan kompetensi masing-masing personil tampaknya masih menjadi hal yang lumrah sehingga banyak Pegawai atau karyawan yang menduduki jabatan tidak sesuai dengan potensi dan kompetensi yang diperlukan dari sebuah jabatan. Hal tersebut tentu saja mempengaruhi keberhasilan pencapaian target jabatan, percepatan kinerja Instansi, profesionalisme dan efisiensi dalam aktivitas kerja dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Analisis jabatan menjadi penting guna mengidentifikasi deskripsi jabatan, spesifikasi jabatan serta proses-proses kerja yang terjadi dalam sebuah jabatan

3. Analisis Beban Kerja

Perencanaan kebutuhan akan jumlah Pegawai /karyawan dalam sebuah unit kerja termasuk identifikasi jabatan yang dibutuhkan sebuah unit kerja bahkan Instansi merupakan langkah awal dari sebuah pengelolaan SDM. Kebutuhan akan jumlah Pegawai/karyawai maupun jabatan hendaknya disesuaikan dengan visi misi serta rencana strategis Instansi sehingga mampu mendukung pencapaian target-target kerja. Optima System and management consulting akan memfasilitasi instansi/perusahaan dalam penghitungan dan analisis beban kerja pada unit kerja maupun tingkat jabatan

4. Penyusunan Alat Penilaian Kinerja

Penilaian kinerja yang ideal adalah penilaian yang mampu menghubungkan antara rencana strategis Instansi/perusahaan, kompetensi jabatan dengan kinerja individu. Kinerja seseorang dapat digambarkan melalui perilaku kerja dan apa yang dihasilkan dari perilaku tersebut, oleh karena itu penilaian kinerja harus mampu menggambarkan sejauh mana perilaku kerja dapat berpengaruh terhadap hasil kerja dan memberikan kontribusi kepada Instansi. Belum terdapatnya seperangkat model penilaian kinerja individu dengan indicator keberhasilan yang jelas dan berbasis kinerja pada Instansi baik profit maupun non profit menyebabkan Instansi / perusahaan sulit untuk mengevaluasi sejauh mana kontribusi setiap unit kerja bahkan setiap Pegawai/karyawan terhadap pencapaian rencana strategis Instansi.

5. Man Power Development Planning

Sistem peningkatan dan pengembangan kompetensi haruslah terencana, terstruktur dan kompehensif sehingga mampu memfasilitasi Pegawai/karyawan untuk berkinerja maksimal dengan menerapkan apa yang telah dipelajari selama proses pendidikan dan pelatihan. Program pengembangan itu sendiri merupakan proses sistematis untuk mengubah/mempertajam tingkat kemahiran kompetensi yang ditunjukkan melalui desain pelatihan yang mampu mengoptimalisasi pemberian materi (transfer knowledge) sehingga memunculkan indikator perilaku yang lebih tinggi bagi pekerjaan sekarang ataupun pekerjaan masa yang akan datang.

Tenaga ahli OPTIMA SYSTEM AND MANAGEMENT CONSULTING merupakan konsultan terpercaya dan berpengalaman menangani Instansi/Instansi seperti :

 

  • BPK RI
  • PT .Pembangkitan Jawa Bali
  • Bagian Pendidikan Kedokteran FK UGM
  • Bapeda Propinsi Yogyakarta
  • PT Aneka Tambang
  • KJKS. Prima Artha
  • AMIKOM Yogyakarta

 

OPTIMA LEARNING CENTER

 

Keberhasilan sebuah Instansi sangat dipengaruhi oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di Instansi/perusahaan tersebut baik di unit pelayanan, unit administrasi, maupun unit penunjang lainnya. SDM tidak lagi dipandang sebagai sumber daya bagi instansi/perusahaan dimana memiliki kewajiban dan kemudian instansi/perusahaan memberikan hak mereka sesuai besarnya kontribusi mereka. Namun lebih dari itu, sumber daya manusia ini layaknya modal financial yang memiliki elemen penting dalam akslerasi Instansi sehingga harus kompetensi mereka dapat dikembangkan sampai berlipatganda. Persaingan bisnis dan tuntutan masyarakat menyebabkan setiap instansi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, tidak hanya IQ namun juga mengkayakan EQ serta SQ mereka sehingga lebih adaptif dan mampu menjawab tantangan tersebut. Solusi yang tepat untuk mengatasi perubahan tersebut dilakukan dengan cara beradaptasi melalui proses belajar guna meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan mengembangkan sikap serta perilaku positif yang mendukung tercapainya hasil optimum dalam bekerja.

Oleh karena itu upaya peningkatan kualitas SDM di Instansi/perusahaan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Salah satu kegiatan yang berperan langsung terhadap pengembangan dan peningkatan kualitas SDM adalah melalui pelatihan. Pelatihan yang efektif dan tepat sasaran akan menghasilkan SDM yang lebih berkualitas sehingga mampu melaksanakan perubahan, pertumbuhan dan perkembangan kinerja SDM yang bersangkutan maupun kinerja Instansi/perusahaan. MITRA OPTIMA TALENTA, akan menjadi mitra yang tepat bagi Instansi/perusahaan dalam menghadapi permasalahan di Instansi dan bersedia merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan Instansi melalui layanan OPTIMA LEARNING CENTER.

OPTIMA LEARNING CENTER merancang program pelatihan dengan segenap kemampuan untuk memberikan solusi jitu bagi berbagai permasalahan yang dihadapi Instansi dan memiliki program-program pelatihan untuk membantu peningkatan kualitas SDM baik secara umum ataupun khusus.

KEUNGGULAN OPTIMA LEARNING CENTER

 

  • Expert Trainer and Fasilitator

Pelatihan dilakukan dengan melibatkan pelatih dan fasilitator yang telah berpengalaman dan memiliki kompetensi dibidangnya. Pelatih yang berfungsi sebagai agen perubahan memiliki integritas, ketrampilan interpersonal, kemampuan untuk mendidik dan mendiagnosis pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan. Fasilitator yang dilibatkan dalam pelatihan ini telah memenuhi kompetensi sebagai seorang fasilitaor yaitu memiliki kompetensi dalam bidang ilmu psikologi, dan dinamika kelompok, memiliki kemampuan observasi, dan kemampuan komunikasi yang baik, kepribadian dan penampilan yang menarik serta menguasai masalah teknis pelatihan.

  • Training Need Analysis

Pemilihan setiap materi dalam pelatihan ini dilakukan dengan melakukan analisis terlebih dahulu secara individual (peserta pelatihan) maupun Instansi. Assessment tersebut bertujuan agar pelatihan yang dilakukan dapat benar-benar efektif mengena dan merubah setiap Pegawai untuk memenuhi kebutuhan Instansi.

  • Experiencing Learning Process

Metode pelatihan yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi peserta pelatihan, yaitu menggunakan metode experiencing learning process yang merupakan cara pembelajaran yang sangat tepat bagi orang dewasa.

  • Edutainment Learning Process

Proses pembelajaran selama pelatihan dilakukan dengan menggabungkan konsep edutainment dan entertainment melalui games-games yang menarik, diskusi, menari, menyanyi, video, dan fasilitator-fasilitator yang enerjik. Metode ini terbukti dapat memaksimalkan peserta dalam memahami dan dan menginternalisasi nilai-nilai yang ditanamkan dalam setiap sesi pelatihan.

  • Assessment peserta pelatihan

Program pelatihan disertai dengan pengukuran perilaku atau sikap peserta pelatihan secara valid. Pengukuran ini menggunakan kuesioner yang disesuaikan dengan inti dari tujuan pelaksanaan pelatihan. Selain itu pelatihan juga akan mengungkap respons peserta terhadap materi dan pelatih, dan mengungkap penyelenggaraan dan materi/isi secara keseluruhan.

 

Macam Pelatihan yang ditawarkan OPTIMA LEARNING CENTER:

1. PERSONAL DEVELOPMENT

 

  • Life Management Training (LMT)
  • Budaya Kerja Profesional
  • Creative Thinking
  • Creative Problem Solving
  • Effective Decision Making
  • Emotional Intelligence
  • Manajemen Stres dan Kejenuhan Kerja dalam Pelayanan Pelanggan
  • Manajemen Konflik
  • Komunikasi dan Negosiasi Efektif
  • Achievement Motivation Training
  • Service Excellence
  • Interpersonal Skills on General Emergency Life Support

 

2. GROUP DEVELOPMENT PROGRAM

 

  • Group Decision Making
  • Team Building
  • Outbound Training
  • Manajemen Krisis

 

3. LEADERSHIP DEVELOPMENT PROGRAM

 

  • Basic Supervisory Training
  • Leadership Effectiveness
  • Presentasi Efektif
  • Leading an Effective Meeting
  • Manajemen Konflik
  • How to Manage Trouble Maker
  • Coaching and Counselling untuk Manajemen Kinerja
  • Manajemen Krisis
  • Manajemen Strategi
  • Pengukuran Kinerja Instansi Pemerintah Berbasis Balanced Scorecard
  • Manajemen Fasilitasi bagi Stakeholders dalam Mengelola Kepentingan Bersama
  • Leadership dalam E-government
  • Empowerment Employee