Optima System and Management Consulting

now browsing by category

 

OPTIMA SYSTEM AND MANAGEMENT CONSULTING

Setiap Instansi/ perusahaan ditantang untuk menciptakan sebuah sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia yang tidak hanya mampu memacu kinerja SDMnya namun juga mampu mengembangkan bakat dan kompetensi mereka. Melalui pengelolaan SDM yang terintegrasi akan membawa Instansi/perusahaan pada kehandalan SDMnya sehingga kinerja Instansi/perusahaan akan tercapai. Pengelolaan SDM hendaknya memperhatikan integrasi pada setiap proses pengelolaannya termasuk sejauh mana pengelolaan SDM mengacu pada visi, misi dan rencana strategis Instansi/perusahaan. Pengelolaan SDM terintegrasi dimulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan Pegawai/karyawan, pengInstansian sistem kerja, pengendalian proses, penilaian kinerja, pemberian kompensasi, pengembangan sampai pada pemberhentian sehingga seorang Pegawai atau pegawai akan memiliki jalur karir yang jelas sesuai dengan bakat dan kompetensi mereka dengan evaluasi serta pengembangan yang akan semakin meningkatkan bakat dan kompetensi mereka.

Berikut serangkaian jasa Manajemen SDM yang dapat kami tangani :

1. Penyusunan Rencana Strategis berdasarkan Balanced Scorecard

Balanced Scorecard merupakan salah satu model manajemen strategis modern yang dapat diterapkan dalam Instansi/perusahaan profit maupun non profit. BSC akan mengawal Instansi tidak hanya berkonsentrasi pada pencapaian keuntungan financial namun juga mampu menjawab harapan pelanggan, mengawal tingkat disiplin seluruh lini dalam melaksanakan proses kerja maupun inovasi yang dilakukan dalam memperbaiki proses kerja (perspektif proses internal) serta mengukur usaha-usaha dalam melakukan pembelajaran dan pertumbuhan bagi sumber daya Instansi yang bersangkutan (perspektif pembelajaran dan pertumbuhan), yang kesemuanya akan menjaga kinerja dan keberhasilan jangka panjang.

2. Analisis Jabatan dan Standart Kompetensi

Penempatan Pegawai atau karyawan yang cenderung mengesampingkan kesesuaian antara kualifikasi jabatan dengan kompetensi masing-masing personil tampaknya masih menjadi hal yang lumrah sehingga banyak Pegawai atau karyawan yang menduduki jabatan tidak sesuai dengan potensi dan kompetensi yang diperlukan dari sebuah jabatan. Hal tersebut tentu saja mempengaruhi keberhasilan pencapaian target jabatan, percepatan kinerja Instansi, profesionalisme dan efisiensi dalam aktivitas kerja dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan. Analisis jabatan menjadi penting guna mengidentifikasi deskripsi jabatan, spesifikasi jabatan serta proses-proses kerja yang terjadi dalam sebuah jabatan

3. Analisis Beban Kerja

Perencanaan kebutuhan akan jumlah Pegawai /karyawan dalam sebuah unit kerja termasuk identifikasi jabatan yang dibutuhkan sebuah unit kerja bahkan Instansi merupakan langkah awal dari sebuah pengelolaan SDM. Kebutuhan akan jumlah Pegawai/karyawai maupun jabatan hendaknya disesuaikan dengan visi misi serta rencana strategis Instansi sehingga mampu mendukung pencapaian target-target kerja. Optima System and management consulting akan memfasilitasi instansi/perusahaan dalam penghitungan dan analisis beban kerja pada unit kerja maupun tingkat jabatan

4. Penyusunan Alat Penilaian Kinerja

Penilaian kinerja yang ideal adalah penilaian yang mampu menghubungkan antara rencana strategis Instansi/perusahaan, kompetensi jabatan dengan kinerja individu. Kinerja seseorang dapat digambarkan melalui perilaku kerja dan apa yang dihasilkan dari perilaku tersebut, oleh karena itu penilaian kinerja harus mampu menggambarkan sejauh mana perilaku kerja dapat berpengaruh terhadap hasil kerja dan memberikan kontribusi kepada Instansi. Belum terdapatnya seperangkat model penilaian kinerja individu dengan indicator keberhasilan yang jelas dan berbasis kinerja pada Instansi baik profit maupun non profit menyebabkan Instansi / perusahaan sulit untuk mengevaluasi sejauh mana kontribusi setiap unit kerja bahkan setiap Pegawai/karyawan terhadap pencapaian rencana strategis Instansi.

5. Man Power Development Planning

Sistem peningkatan dan pengembangan kompetensi haruslah terencana, terstruktur dan kompehensif sehingga mampu memfasilitasi Pegawai/karyawan untuk berkinerja maksimal dengan menerapkan apa yang telah dipelajari selama proses pendidikan dan pelatihan. Program pengembangan itu sendiri merupakan proses sistematis untuk mengubah/mempertajam tingkat kemahiran kompetensi yang ditunjukkan melalui desain pelatihan yang mampu mengoptimalisasi pemberian materi (transfer knowledge) sehingga memunculkan indikator perilaku yang lebih tinggi bagi pekerjaan sekarang ataupun pekerjaan masa yang akan datang.

Tenaga ahli OPTIMA SYSTEM AND MANAGEMENT CONSULTING merupakan konsultan terpercaya dan berpengalaman menangani Instansi/Instansi seperti :

 

  • BPK RI
  • PT .Pembangkitan Jawa Bali
  • Bagian Pendidikan Kedokteran FK UGM
  • Bapeda Propinsi Yogyakarta
  • PT Aneka Tambang
  • KJKS. Prima Artha
  • AMIKOM Yogyakarta